Lisbon, Portugal - Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Portugal. Keputusan ini mengejutkan publik sepak bola dunia, terutama karena terjadi setelah hubungannya dengan pelatih kepala Jorge Jesus memanas.
Bintang berusia 41 tahun itu mengumumkan pensiun pada Kamis (2/10), menutup perjalanan 23 tahun yang penuh rekor bersama Selecao. Kabar ini sekaligus menjawab spekulasi liar selama beberapa pekan terakhir mengenai masa depan Ronaldo di level internasional.
Konflik memuncak saat Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan timnas secara mendadak pada 30 September lalu. Saat itu, Portugal tengah bersiap menghadapi Denmark di ajang UEFA Nations League. Kepergian Ronaldo terjadi tak lama setelah Jorge Jesus menggelar konferensi pers dan memastikan sang kapten tidak masuk starting eleven.
Dalam pernyataannya di Instagram, Ronaldo mengaku meninggalkan kamp latihan setelah berbicara dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Ia merasa ada kesepakatan yang dilanggar terkait manajemen menit bermain dan komunikasi publik.
Ronaldo menuding Jesus dua kali mengingkari janji. Ia mengklaim sang pelatih sempat menyetujui rencana agar dirinya absen di laga melawan Norwegia dan Denmark untuk menjaga kebugaran. Namun, Jesus justru membicarakan hal berbeda di depan media.
Sebelumnya, Ronaldo sudah menghangatkan bangku cadangan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia pada 27 September. Itu menjadi kali pertama sejak November 2024 ia tidak bermain untuk Portugal tanpa alasan cedera atau hukuman kartu.
Jorge Jesus sendiri sempat memberi sinyal pintu timnas masih terbuka. Ia menyebut Ronaldo adalah sosok yang berhak menentukan cara terbaik untuk mengakhiri kariernya di level internasional. Namun, pernyataan itu tak cukup meredam kekecewaan sang pemain.
Dampak bagi Masyarakat dan Penggemar
Pensiunnya Ronaldo menandai berakhirnya satu era emas sepak bola Portugal. Bagi masyarakat Portugal, sosok Ronaldo adalah ikon nasional yang membawa Euro 2016 dan Nations League 2019. Kepergiannya memicu perdebatan publik soal manajemen timnas dan transparansi pelatih.
Di media sosial, jutaan penggemar di seluruh dunia ramai-ramai mengenang momen terbaik CR7 bersama Timnas Portugal. Banyak yang menyayangkan akhir karier internasionalnya yang terkesan pahit, padahal Ronaldo dikenal sebagai pemain dengan dedikasi tinggi.
Dari sisi bisnis dan pariwisata, pensiunnya Ronaldo berpotensi mengurangi daya tarik laga-laga Timnas Portugal di mata sponsor dan penonton global. Federasi Sepak Bola Portugal kini dituntut segera melakukan pembenahan komunikasi internal agar tidak menimbulkan gejolak serupa di masa depan.