WARGA KENYA RAMAI-RAMAI TOLAK RUMAH SAKIT EBOLA AMERIKA - Berita Dunia
← Kembali

WARGA KENYA RAMAI-RAMAI TOLAK RUMAH SAKIT EBOLA AMERIKA

Foto Berita

Ratusan warga Kenya turun ke jalan di kota Nanyuki, Senin (3/6), memprotes rencana pembangunan fasilitas karantina Ebola di pangkalan militer Laikipia. Fasilitas itu rencananya akan digunakan untuk merawat warga negara Amerika Serikat (AS) yang terpapar virus Ebola, namun belum menunjukkan gejala.

Aksi ini terjadi setelah Mahkamah Tinggi Kenya mengeluarkan perintah penghentian sementara proyek tersebut. Warga khawatir, dengan sistem kesehatan Kenya yang rapuh, kehadiran fasilitas itu justru akan membahayakan publik. 'Nanyuki kota kecil. Personel militer tinggal bersama kami. Anak-anak kami sekolah bersama. Jika ada yang terinfeksi, kami semua tertular,' ujar Patrick Wahome, salah satu koordinator aksi.

Pemerintah AS berdalih fasilitas 50 tempat tidur itu hanya untuk warga AS yang asimtomatik dan telah mengalokasikan dana 13,5 juta dolar AS untuk kesiapsiagaan Ebola di Kenya. Namun, Menteri Kesehatan Kenya, Aden Duale, menyatakan karantina itu untuk 'semua orang', bukan eksklusif warga AS. Meski ada perintah pengadilan, pesawat militer AS masih terlihat keluar-masuk Nanyuki, menandakan persiapan terus berjalan.

Warga menuntut fasilitas itu ditutup permanen. 'Kenapa mereka tidak membangunnya di DRC atau Uganda? Kenapa harus di sini?' tanya Malin Ndegwa, peserta aksi. Analis menilai, penolakan ini mencerminkan krisis kepercayaan publik terhadap transparansi perjanjian bilateral dan ketakutan akan kegagalan sistem kesehatan nasional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook