Lebih dari 100 pendaki asing dilaporkan terjebak di jalur pendakian Manaslu, Nepal tengah, setelah banjir bandang menghantam Distrik Gorkha pada Minggu dini hari. Banjir yang dipicu tanah longsor ini menghancurkan jembatan, jalur hiking, dan ratusan rumah warga.
Bhuwan Raj Ojha, pejabat Proyek Konservasi Kawasan Manaslu, menyatakan bahwa para pendaki terjebak di berbagai titik karena sebagian rute telah tersapu. Otoritas setempat telah mengevakuasi 321 orang, termasuk 12 warga asing, dan operasi penyelamatan akan berlanjut hingga Selasa.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, lima warga desa masih hilang setelah lumpur hitam dan puing-puing menyeret lebih dari 200 rumah serta merusak tiga pembangkit listrik tenaga air. Seorang pendaki asal Bangladesh yang terjebak di Desa Jagat mengungkapkan bahwa listrik padam, komunikasi terputus, dan pasokan makanan mulai menipis sejak banjir melanda.
Pihak berwenang telah meminta warga di sepanjang bantaran sungai untuk mengungsi, sementara peringatan dini telah disebarkan ke distrik-distrik hilir seperti Tanahun, Chitwan, dan Nawalparasi. Insiden ini terjadi hanya beberapa bulan setelah bencana serupa akibat runtuhnya gletser yang menewaskan lebih dari 1.400 orang, menambah kekhawatiran akan kerentanan kawasan Himalaya terhadap cuaca ekstrem.