Dunia sepak bola Turki kembali diguncang skandal besar. Sebuah pengadilan di Istanbul resmi menahan Ferhat Gundogdu, Ketua Komite Wasit Pusat (Central Referees Committee), bersama empat orang lainnya dalam kasus dugaan korupsi yang menghebohkan publik.
Penahanan ini merupakan buntut dari investigasi mendalam terkait manipulasi administrasi wasit. Gundogdu dan enam tersangka lain dihadapkan pada tuduhan berat, mulai dari pemalsuan dokumen resmi, penyalahgunaan kepercayaan, hingga pengambilan data pribadi secara ilegal. Dari tujuh orang yang diperiksa, lima ditahan, sementara dua lainnya terpaksa menjalani tahanan rumah atau pembebasan bersyarat.
Kasus ini mencuat setelah polisi melakukan penggeledahan mendadak di ruang VAR markas besar Federasi Sepak Bola Turki (TFF) di Istanbul pada Selasa lalu. Tak hanya pejabat, aparat juga menangkap Yasin Kol, seorang wasit Liga Super Turki, serta asisten wasitnya. Menteri Kehakiman Turki, Akin Gurlek, menyatakan bahwa jaksa sedang mendalami dugaan intervensi dalam proses klasifikasi, penugasan, penilaian, hingga ujian peraturan wasit.
Skandal ini terasa sangat mencoreng wajah sepak bola Turki karena terjadi tepat setahun setelah TFF menskors 149 wasit akibat kasus taruhan ilegal. Pengamat olahraga menilai investigasi ini kemungkinan besar adalah kelanjutan dari skandal tahun lalu dan diprediksi akan berdampak besar pada kepemimpinan federasi. Hingga berita ini diturunkan, TFF belum memberikan komentar resmi terkait penahanan para petingginya.