Tim arkeolog baru saja mengungkap temuan mengejutkan dari situs kuno Çatalhöyük di Turki. Di kota berusia 9.000 tahun itu, mereka menemukan bukti adanya masyarakat yang dipimpin oleh perempuan.
Peneliti menganalisis 300 kerangka dari pemukiman kuno tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa keluarga-keluarga di sana memiliki sistem matriarkal, di mana garis keturunan ditarik dari pihak ibu dan perempuan memegang peran utama dalam struktur sosial.
Temuan ini membalikkan asumsi umum bahwa peradaban kuno selalu didominasi laki-laki. Çatalhöyük, yang dikenal sebagai salah satu kota pertama di dunia, kini memberikan perspektif baru tentang kesetaraan gender di masa prasejarah.
Menurut para ahli, struktur sosial ini kemungkinan besar memengaruhi pembagian kerja dan pengambilan keputusan dalam komunitas. Ini menjadi bukti bahwa model kepemimpinan perempuan sudah ada sejak ribuan tahun lalu, jauh sebelum era modern.