Pertandingan Ligue 1 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Olympique Lyonnais terpaksa mundur dari jadwal semula. Awalnya laga di Parc des Princes dijadwalkan Minggu malam, namun kini baru akan digelar Senin malam waktu setempat. Keputusan ini diambil setelah pihak kepolisian Prancis melarang pertandingan berlangsung sesuai jadwal awal karena alasan keamanan.
Ibu kota Prancis memang sedang bersiap menghadapi gelombang demonstrasi besar pada akhir pekan. Otoritas keamanan harus mengerahkan personel ekstra karena pada Sabtu lalu sekitar 550.000 orang turun ke jalan memprotes kenaikan harga bahan bakar, standar pendidikan, dan biaya hidup yang makin berat. Aksi unjuk rasa yang didukung serikat pekerja dan kelompok mahasiswa ini sempat diwarnai insiden kekerasan serta penjarahan di beberapa kota besar.
Selain demo, tantangan keamanan bertambah dengan adanya laga NFL antara Pittsburgh Steelers dan New Orleans Saints di Stade de France pada Minggu. Lokasi laga NFL di Saint-Denis itu berjarak sekitar 10 kilometer dari Place de la Bastille, titik awal demonstrasi. Imbasnya bukan hanya pada laga PSG, tetapi juga pertandingan Toulouse melawan Troyes yang dimajukan ke Minggu atas permintaan pihak berwenang.
Dari sisi kompetisi, penundaan ini membuat PSG yang saat ini berada di posisi kedua klasemen harus menghadapi Lyon sang pemuncak tabel di hari yang sama dengan acara Ballon d'Or di London. Dua pemain PSG yang tengah cedera, Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia, masuk dalam daftar nominasi ajang tersebut. Bagi masyarakat, penundaan ini menjadi pengingat bahwa gelombang protes sosial-ekonomi di Prancis berdampak langsung pada agenda olahraga dan mobilitas warga.