NEW JERSEY - Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Argentina, pada Minggu, 19 Juli mendatang. Pertandingan puncak ini dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, yang memiliki kapasitas 82.500 penonton.
Laga ini menjadi ulangan dari pertemuan terakhir kedua tim pada Maret 2018 lalu, di mana Spanyol berhasil menghancurkan Argentina dengan skor telak 6-1 dalam laga persahabatan di Madrid. Kini, dengan status sebagai tim peringkat satu Eropa dan Amerika Selatan, duel ini diprediksi berjalan sengit.
Presiden AS Donald Trump dikonfirmasi akan hadir dan dipercaya untuk menyerahkan trofi kepada pemenang. Ini menjadi sorotan karena kehadiran seorang presiden petahana di final Piala Dunia tergolong langka.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, final Piala Dunia akan menghadirkan pertunjukan paruh waktu ala Super Bowl. Rencananya, akan ada penampilan dari Madonna, Justin Bieber, Shakira, hingga BTS. Pertunjukan ini akan berlangsung sekitar 11 menit dengan jeda paruh waktu yang diperpanjang hingga 30 menit.
Menjelang kick-off, akan ada upacara penutupan yang dimulai 90 menit lebih awal, menghadirkan Tom Cruise, Robbie Williams, dan Nicole Scherzinger. Superkomputer Opta memprediksi Spanyol memiliki peluang menang 45,1 persen di waktu normal, sementara Argentina 29,4 persen, dan sisanya kemungkinan berlanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti.
Analisis: Final kali ini bukan sekadar pertarungan gengsi, tetapi juga menjadi panggung bagi kebangkitan sepak bola di Amerika Serikat pasca-Piala Dunia 2026. Kehadiran Donald Trump juga memberikan dimensi politis yang menarik, mengingat hubungan antara Gedung Putih dan FIFA selama ini cukup dinamis. Selain itu, format hiburan ala Super Bowl menandai pergeseran besar dalam cara FIFA memasarkan olahraga ini ke publik global, terutama generasi muda yang akrab dengan budaya pop.