FENOMENA CAMP DEWASA: OBAT STRESS ATAU PELARIAN? - Berita Dunia
← Kembali

FENOMENA CAMP DEWASA: OBAT STRESS ATAU PELARIAN?

Foto Berita

Fenomena summer camp atau kemah musim panas yang dulu identik dengan anak-anak, kini justru dibanjiri orang dewasa. Pemicunya bukan lagi sekadar nostalgia, melainkan kebutuhan mendesak untuk melarikan diri dari tekanan pekerjaan dan rasa kesepian yang melanda.

Data dari Yelp menunjukkan lonjakan pencarian 'adult camps' hingga 347 persen pada periode September 2023-Agustus 2024. Tren ini tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, tetapi sudah merambah ke Eropa hingga Timur Tengah. Berbeda dengan kemah anak-anak, kemah dewasa menawarkan fasilitas mewah seperti open bar, wine tasting, hingga hidangan dari chef profesional, tanpa meninggalkan esensi kegiatan alam seperti api unggun dan tidur di kasur susun.

Fenomena ini muncul sebagai respons terhadap tingginya angka burnout dan isolasi sosial di kalangan profesional. Seperti yang dialami Aleksey Aronov, CEO VIP's IV, yang membawa timnya ke Camp No Counselors selama empat hari. Hasilnya, hierarki jabatan melebur dan hubungan antar karyawan menjadi lebih erat. Bagi peserta lain seperti Mia Morin, kemah ini menjadi wadah untuk mencari teman baru dengan minat yang sama tanpa risiko canggung, karena semua orang datang dengan tujuan yang sama: bersenang-senang dan terhubung.

Analisis singkat: Tren ini menunjukkan pergeseran gaya hidup masyarakat modern yang mulai jenuh dengan interaksi digital. Masyarakat kini bersedia membayar mahal untuk pengalaman offline yang autentik dan bisa memulihkan kesehatan mental. Namun, perlu dicatat bahwa fenomena ini juga menjadi celah bisnis baru bagi industri pariwisata dan kesehatan mental yang kian menjamur.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook