KEMENANGAN DEMOKRAT, IRAN MERADANG? - Berita Dunia
← Kembali

KEMENANGAN DEMOKRAT, IRAN MERADANG?

Foto Berita

Hasil pemilihan sela (midterm) di Amerika Serikat yang dimenangkan Partai Demokrat secara telak ternyata menuai reaksi keras dari pemerintah Iran. Otoritas Tehran menilai kekalahan Partai Republik milik Donald Trump ini sebagai bentuk penolakan publik Amerika terhadap kebijakan perang terhadap Iran.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dengan tegas menyatakan bahwa rakyat Amerika sudah muak dengan agenda perang. Melalui cuitannya di media sosial X, ia memperingatkan bahwa jika pemerintahan AS tetap mengabaikan kehendak rakyatnya dan terus bertindak sebagai 'pemeras' internasional, Iran tidak akan tinggal diam dan siap memberikan 'mimpi buruk'.

Kepala Kehakiman Iran, Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, juga menambahkan bahwa Trump telah kalah baik dalam ranah perang maupun politik. Analis menilai, kemenangan Demokrat ini justru membuat kepemimpinan Iran semakin keras dalam menuntut penghentian konflik yang dimulai sejak 28 Februari lalu.

Meski begitu, situasi masih dinamis. Sanam Vakil dari Chatham House menilai Trump kini berada di posisi sulit; ia butuh kemenangan diplomatik untuk keluar dari tekanan, namun ego politiknya mungkin enggan terlihat lemah di mata publiknya sendiri. Sementara itu, analis International Crisis Group, Hamidreza Azizi, memprediksi Iran akan semakin tidak kompromi, terutama terkait syarat pembukaan kembali Selat Hormuz dan isu nuklir.

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan tahunan pendudukan Kedutaan AS di Tehran tahun 1979, di mana Iran menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menentang apa yang mereka sebut sebagai 'arogansi global' AS.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook