Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menyoroti ketidakpastian yang menyelimuti masa depan Manchester City setelah klub tersebut dinyatakan bersalah atas sejumlah pelanggaran aturan finansial. City tetap bersikeras tidak melakukan kesalahan dan telah mengajukan banding atas temuan komisi independen yang diumumkan pekan lalu.
Pemuncak klasemen Premier League itu berpotensi menghadapi pengurangan poin yang berat, bahkan terancam degradasi dari kasta tertinggi sepak bola Inggris. Iraola menilai liga terkaya di dunia ini sedang berada dalam posisi limbo sampai ada keputusan final.
"Saya pikir hal terburuknya mungkin adalah ketidakpastian, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi," ujar pria asal Spanyol itu menjelang laga City melawan Liverpool di Anfield, Minggu.
Meski demikian, Iraola menegaskan timnya harus tetap fokus pada pertandingan. Ia juga mengaku menantikan atmosfer panas di Anfield dan berharap para pendukung memberikan dukungan penuh kepada tim.
Liverpool sendiri masih belum terkalahkan di bawah asuhan Iraola, namun tiga hasil imbang dalam lima laga pembuka membuat mereka tertinggal enam poin dari puncak klasemen. Lini depan Liverpool juga pincang setelah Alexander Isak dan Cody Gakpo mengalami cedera saat membela negaranya masing-masing.
"Sebagai manajer klub, Anda selalu menunggu sampai pertandingan berakhir, berharap dokter tidak menelepon atau memberikan kabar buruk, tapi dalam kasus ini kami kurang beruntung dengan Alex dan Cody," tambahnya. Keduanya dipastikan absen pada laga Minggu.