LAREDO, TEXAS — Sebuah jet pribadi jatuh di jalan tol Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (25/2) waktu setempat. Insiden dramatis ini menewaskan satu orang dan melukai lima penumpang lainnya.
Warga dan petugas pertama yang berada di lokasi langsung bertindak cepat. Mereka menggunakan sekop dan palu godam untuk membuka pintu pesawat yang ringsek dan mengevakuasi para korban yang terjebak di dalam reruntuhan. Rekaman video amatir memperlihatkan asap tebal dan kobaran api yang menyelimuti badan pesawat.
Menurut keterangan Direktur Bandara Laredo, Gilberto Sanchez, pesawat tersebut terbang dari Los Cabos, Meksiko menuju Austin, Texas. Pilot sempat melaporkan masalah mekanis besar sebelum akhirnya memutuskan mendarat darurat di Bandara Laredo. Namun, nahas, pesawat jatuh di Jalan Lingkar 20, dekat bandara.
Polisi Laredo mengonfirmasi satu orang tewas dalam kecelakaan ini, sementara lima penumpang lainnya selamat dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi stabil. Sebuah mobil yang melintas di jalan tol juga ikut tertabrak pesawat. Beruntung, pengemudi mobil tersebut selamat tanpa luka serius.
Lima petugas pertama yang membantu evakuasi dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal. Mereka telah mendapatkan perawatan medis.
Otoritas setempat langsung menutup Jalan Lingkar 20 untuk penyelidikan. Badan investigasi federal, FBI dan National Transportation Safety Board (NTSB), diterjunkan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Jalan tol diperkirakan masih akan ditutup hingga Rabu (26/2) besok.
Analisis: Kecelakaan pesawat di jalan raya seperti ini menyoroti risiko tinggi penerbangan di kawasan padat penduduk. Meski jarang terjadi, insiden ini mengingatkan kita pada pentingnya prosedur darurat bandara dan respons cepat dari masyarakat sipil. Tindakan heroik para saksi mata yang menggunakan alat seadanya menjadi bukti solidaritas tinggi warga AS dalam situasi krisis. Ke depannya, investigasi NTSB akan menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa, terutama terkait standar perawatan pesawat pribadi.