POLISI INDIA BEKUK 1.000 PENDEMON PILKADA - Berita Dunia
← Kembali

POLISI INDIA BEKUK 1.000 PENDEMON PILKADA

Foto Berita

New Delhi - Aparat kepolisian India melakukan pengetatan keamanan ekstrem di New Delhi untuk menggagalkan aksi massa menuntut pengunduran diri Kepala Komisi Pemilihan Umum (KPU), Gyanesh Kumar. Dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu (14/12) waktu setempat, polisi menahan lebih dari 1.000 orang, mulai dari politikus oposisi, jurnalis, pemimpin serikat mahasiswa, pengacara, hingga pendiri gerakan satir 'Cockroach Janta Party' (CJP).

Pihak berwenang memblokir total area Jantar Mantar yang biasanya digunakan untuk unjuk rasa, serta memberlakukan karantina wilayah dengan mengerahkan ribuan personel polisi dan paramiliter. Langkah represif ini juga mencakup pembatalan jadwal kereta menuju New Delhi, penangguhan layanan internet seluler, dan penutupan stasiun metro serta pusat perbelanjaan.

Penangkapan simbolik terjadi pada pendiri CJP, Abhijeet Dipke, yang dibekuk di dalam pesawat Air India setibanya dari Mumbai. Dalam video yang beredar, Dipke menyatakan kesiapannya ditangkap dan menyebut tindakan ini sebagai cerminan arah pemerintahan yang otoriter. Selain Dipke, polisi juga menahan YouTuber kritikus Modi, Dhruv Rathee, serta sejumlah tokoh oposisi ternama.

Aksi ini dipicu oleh kebijakan Special Intensive Revision (SIR) yang dianggap kontroversial. Pihak oposisi menuduh Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa memanipulasi data pemilih untuk memenangkan pemilu, tuduhan yang dibantah keras oleh juru bicara BJP, Sambit Patra, yang menyebut para pengunjuk rasa sebagai 'elemen anarkis'.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook