Paus Leo XIV akhirnya menyapa umat Katolik di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, untuk pertama kalinya sejak menjalani operasi kanker paru. Dalam pidato Minggu (Angelus), Bapa Suci mengucapkan terima kasih kepada sekitar 15.000 umat yang hadir dan menegaskan komitmennya untuk kembali bertugas secara bertahap.
"Fase sulit ini telah berlalu, saya akan melanjutkan aktivitas secara perlahan dengan bantuan Tuhan dan doa Anda," ujar Paus berusia 71 tahun itu dari jendela apartemennya. Ia mengungkapkan bahwa operasi mengonfirmasi adanya adenokarsinoma, jenis kanker paru paling umum. Meski begitu, hasil tes untuk memastikan penyebaran kanker masih ditunggu.
Pengalaman sakit ini membuat Paus Leo merasa lebih dekat dengan mereka yang menderita penyakit. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada tim medis Rumah Sakit Gemelli, Roma. Usai memberikan berkat, Paus sempat melambaikan tangan sebelum kembali masuk ke apartemennya.
Momen ini disambut sukacita oleh umat, termasuk delegasi dari Afrika yang menari dan bersorak gembira. Seorang umat asal Florida, AS, mengaku merasa 'sangat diberkati' bisa menyaksikan langsung kembalinya Paus. Sementara itu, umat dari Ekuador berharap agar Paus segera pulih dan kembali memimpin.
Terkait rencana perjalanan apostolik ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada November mendatang, Menteri Luar Negeri Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, menyebut jadwal Paus mungkin perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Namun, dokter bedah Paus, Stefano Margaritora, optimistis tidak ada alasan klinis untuk membatalkan lawatan tersebut.