BEIJING — China mengambil langkah berani dengan memasukkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam kurikulum pendidikan dasar. Kementerian Pendidikan China baru saja merilis pedoman baru yang mewajibkan pengajaran AI di semua jenjang kelas, dimulai sejak anak berusia enam tahun.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Presiden Xi Jinping untuk menjadikan China sebagai pemimpin teknologi global. Dengan memulai pendidikan AI sejak dini, Negeri Tirai Bambu berharap dapat melahirkan generasi 'jenius teknologi' yang siap bersaing di masa depan.
Jika berhasil, dalam satu dekade ke depan China bisa memiliki jutaan tenaga ahli AI yang lahir dari sistem pendidikan ini. Namun, para pengamat juga mengingatkan adanya risiko tekanan akademik berlebihan pada anak-anak serta potensi kesenjangan akses teknologi di daerah terpencil. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah China untuk memastikan program ini berjalan merata.