GADIS 15 TAHUN BUTA KARENA ISRAEL TUTUP AKSES KELUAR GAZA - Berita Dunia
← Kembali

GADIS 15 TAHUN BUTA KARENA ISRAEL TUTUP AKSES KELUAR GAZA

Foto Berita

Kisah pilu datang dari Gaza. Rafa al-Qudra (15) kehilangan penglihatannya total setelah Israel terus menunda izin evakuasi medisnya. Padahal, ia sudah memiliki rujukan untuk berobat ke luar Jalur Gaza.

Sebelum perang, kondisi mata Rafa masih bisa terkontrol dengan kacamata. Namun, selama konflik, ia mengalami perpindahan terus-menerus, kekurangan gizi, dan paparan debu. Tekanan bola matanya melonjak drastis—50 mmHg di mata kanan dan 35 mmHg di kiri, jauh di atas batas normal 12-20 mmHg.

Rafa sempat menjalani operasi, tapi obat tetes penurun tekanan matanya sudah kedaluwarsa sejak Juli lalu. Akhirnya, penglihatannya benar-benar gelap. "Apa ini akhir untukku? Aku ingin membaca, menulis, menggambar lagi," katanya sembari menahan air mata.

Rafa hanyalah satu dari lebih dari 18.500 pasien yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus segera dievakuasi. Sayangnya, Israel kembali menutup perbatasan Rafah pada 28 Februari lalu, menghentikan semua evakuasi medis. Kementerian Kesehatan Gaza menyebut 6-10 pasien meninggal setiap hari menunggu izin keluar.

Analisis: Tragedi ini menunjukkan blokade medis yang sistematis. Tak hanya Rafa, ribuan pasien lain terancam nasib serupa. Dunia internasional sudah berulang kali mendesak Israel mematuhi gencatan senjata, tapi nyawa terus melayang sia-sia. Tanpa tekanan global yang lebih keras, angka kematian akibat keterlambatan evakuasi dipastikan akan terus bertambah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook