Taiz, Yaman - Situasi di Provinsi Taiz, Yaman, kembali memanas. Pemerintah yang diakui internasional bersama pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi tengah bersiap melancarkan serangan besar-besaran untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok Houthi. Operasi ini diumumkan langsung oleh Rashad al-Alimi, Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden (PLC), pada Minggu lalu.
Taiz bukan sembarang wilayah. Ini adalah provinsi terpadat di Yaman dengan populasi hampir 4,5 juta jiwa. Secara geografis, posisinya sangat vital karena terletak di antara Yaman utara yang dikuasai Houthi dan Yaman selatan yang dikuasai pemerintah. Selain itu, wilayah pesisir barat Taiz membentang di Laut Merah, mencakup kota pelabuhan Mocha dan Selat Bab al-Mandeb yang strategis.
Serangan balasan ini muncul setelah Houthi berhasil menguasai sebagian besar pantai Laut Merah Yaman dalam kampanye kilat pada September lalu. Pengamat menilai, Houthi kini berusaha mengonsolidasikan kekuatan mereka dengan mencoba mengepung Kota Taiz. Tujuan mereka jelas: mengisolasi pasukan pemerintah dari Aden, kota pelabuhan selatan tempat institusi negara berpusat.
Pertempuran sengit saat ini terpusat di Jabal Han, sebuah gunung yang menghadap ke Kota Taiz dari arah barat. Jika Houthi berhasil menguasai gunung ini, mereka bisa memutus jalur pasokan dan menembaki warga serta pasokan yang masuk ke kota. Konflik di Taiz sendiri bukan hal baru. Sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa pada 2014, kota ini telah menjadi medan pertempuran paling berdarah, dengan ribuan warga sipil menjadi korban akibat pengepungan dan serangan bertubi-tubi.
Analisis Dampak: Bagi masyarakat Yaman, eskalasi ini berarti penderitaan berkepanjangan. Taiz yang seharusnya menjadi pusat ekonomi dan sosial kini terkepung, memicu krisis kemanusiaan yang lebih dalam. Bagi dunia internasional, pertempuran di Bab al-Mandeb sangat berbahaya karena dapat mengganggu jalur pelayaran global. Jika Houthi menang di sini, mereka bisa mencekik jalur perdagangan internasional, yang berdampak pada kenaikan harga barang dan energi global.