Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan terima kasih kepada Uni Eropa atas dukungan yang diberikan kepada negaranya. Dalam pertemuan di Brussels, ia menyebut para pemimpin negara dan pemerintahan yang berkumpul sebagai 'pemimpin sejati'.
Pernyataan ini disampaikan Zelensky didampingi Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa António Costa.
Namun, di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengecam keras aksi Ukraina yang kembali melancarkan serangan ke kilang minyak Rusia. Trump menyebut tindakan tersebut sebagai 'aib'.
Perbedaan sikap antara UE dan AS ini mencerminkan dinamika geopolitik yang semakin memanas. Dukungan UE terhadap Ukraina tetap kuat, sementara AS di bawah Trump menunjukkan sikap yang lebih keras terhadap eskalasi serangan Ukraina ke wilayah Rusia.
Dampaknya bagi masyarakat global, ketegangan ini dapat mempengaruhi harga minyak dunia dan stabilitas pasokan energi. Selain itu, perpecahan antara sekutu Barat berpotensi melemahkan posisi Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia.