PESAN KERAS AS KE ISRAEL SOAL SURIAH - Berita Dunia
← Kembali

PESAN KERAS AS KE ISRAEL SOAL SURIAH

Foto Berita

Ketegangan di Suriah selatan kembali memanas setelah Utusan Khusus AS untuk Suriah dan Irak, Tom Barrack, melontarkan pernyataan tajam terkait situasi di Provinsi Suwayda. Wilayah yang mayoritas dihuni komunitas Druze ini menjadi sorotan karena disebut-sebut sebagai basis kelompok bersenjata National Guard yang diduga kuat mendapat dukungan dari Israel dengan agenda separatisme.

Dalam pernyataannya kepada tokoh populer di media sosial X, Barrack secara spesifik menyoroti sosok 'Syekh Druze tertentu', yang diyakini merujuk pada Hikmat al-Hijri, figur politik dan agama berpengaruh di Suwayda. Pesan ini dinilai sebagai sinyal tegas dari Washington kepada Tel Aviv bahwa dukungan Israel terhadap al-Hijri tidak sejalan dengan kepentingan Amerika Serikat.

Analis keamanan dari Arab Center for Contemporary Syrian Studies, Navvar Saban, menilai pernyataan Barrack sebagai pesan yang sangat jelas. Menurutnya, Washington saat ini memprioritaskan tercapainya kesepakatan dengan Damaskus di bawah kepemimpinan Ahmed al-Sharaa, sementara Israel tetap bersikeras dengan tuntutan keamanannya sendiri.

Sejak runtuhnya rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024, AS memang perlahan membangun kembali hubungan dengan pemerintahan baru Suriah. Namun, langkah ini berbenturan dengan sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang justru melakukan invasi ke wilayah Quneitra, membombardir Kementerian Pertahanan, hingga menangkap warga Suriah di wilayah selatan.

Perbedaan pandangan ini menjadi informasi krusial bagi masyarakat global. Di satu sisi, AS berupaya menjaga stabilitas Suriah agar negara tersebut bisa pulih setelah 13 tahun berperang, namun di sisi lain, agresi Israel di wilayah selatan berpotensi menggagalkan proses rekonstruksi dan memicu konflik baru di kawasan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook