TELUK MEMANAS! HARGA ENERGI MEROKET, PASOKAN DUNIA TERANCAM - Berita Dunia
← Kembali

TELUK MEMANAS! HARGA ENERGI MEROKET, PASOKAN DUNIA TERANCAM

Foto Berita

Kabar kurang mengenakkan datang dari pasar energi global. Harga minyak dan gas kini melonjak ke rekor tertinggi, bikin banyak negara pusing tujuh keliling. Pasalnya, ketegangan di kawasan Teluk makin memanas setelah serangan militer di fasilitas-fasilitas energi di sana. Situasi ini diperparah oleh konflik AS-Israel versus Iran.

Sejumlah negara kuat Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan juga Jepang, akhirnya angkat bicara. Mereka mengeluarkan pernyataan bersama, siap mengambil langkah konkret untuk menstabilkan pasar energi dunia. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap aman, serta mendesak adanya moratorium alias penghentian segera serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk fasilitas minyak dan gas.

Langkah nyata juga sudah diambil oleh Badan Energi Internasional (IEA) pekan lalu. Mereka mengizinkan pelepasan cadangan minyak strategis anggotanya, yang merupakan pelepasan terbesar sepanjang sejarah, demi menekan harga energi global yang terus meroket.

Krisis ini makin genting sejak perang dimulai pada 28 Februari. Iran dilaporkan menyerang berbagai situs di Teluk dan praktis menutup Selat Hormuz. Padahal, sekitar seperlima dari total pasokan minyak dan gas dunia mengalir lewat jalur vital ini. Situasi makin pelik ketika Eropa menolak permintaan Presiden AS Donald Trump untuk mengerahkan kapal perang demi mengamankan Selat Hormuz.

Ditambah lagi, Iran pada Rabu lalu menyerang fasilitas gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, yaitu Ras Laffan Industrial City di Qatar. Serangan ini disebut sebagai balasan atas serangan Israel ke ladang gas Iran di South Pars. QatarEnergy melaporkan kerusakan parah di Ras Laffan, padahal fasilitas ini menyumbang sekitar 20 persen pasokan LNG global dan punya peran krusial menyeimbangkan pasar Asia dan Eropa.

Dampak bagi Masyarakat: Eskalasi konflik di Teluk dan penutupan Selat Hormuz ini bukan main-main. Dampaknya langsung terasa pada harga energi global yang melonjak tajam. Ini akan memicu inflasi di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang pada akhirnya membebani daya beli masyarakat. Biaya transportasi dan produksi barang bisa membengkak, menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok ikut naik. Ketersediaan pasokan energi juga menjadi isu serius, bisa saja memicu kelangkaan di beberapa tempat. Jadi, bersiaplah menghadapi kemungkinan kenaikan harga BBM, listrik, dan biaya hidup secara umum jika situasi ini tak kunjung mereda.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook