WARGA LIBYA GEMPUR KANTOR PBB, TOLAK MIGRAN ILEGAL - Berita Dunia
← Kembali

WARGA LIBYA GEMPUR KANTOR PBB, TOLAK MIGRAN ILEGAL

Foto Berita

TRIPOLI, LIBYA – Ribuan warga Libya memadati area sekitar kantor badan pengungsi PBB (UNHCR) di Tripoli, Kamis (15/8), dalam aksi protes besar-besaran. Mereka menuntut penghentian apa yang mereka sebut sebagai upaya pemukiman migran ilegal di negara mereka.

Dalam orasi yang membara, para demonstran meneriakkan yel-yel 'Libya milik orang Libya' dan menuntut penutupan kantor UNHCR. Spanduk-spanduk bernada keras pun dikibarkan, seperti 'Cinta kami pada negara bukanlah rasisme' dan 'Libya bukan tempat sampah dunia'. Massa bahkan mendatangkan truk berisi pasir untuk memblokade gerbang utama gedung PBB.

Pemicu utama aksi ini adalah kekhawatiran sosial-ekonomi yang memburuk setelah 15 tahun konflik dan perpecahan politik pasca-revolusi 2011. Warga setempat menuding keberadaan hampir 900.000 migran—mayoritas dari Sudan dan Afrika Sub-Sahara—sebagai biang keladi krisis lapangan kerja dan keamanan.

Menanggapi hal ini, Misi PBB di Libya (UNSMIL) mengeluarkan pernyataan tegas. Mereka menolak keras tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai 'informasi menyesatkan dan ujaran kebencian'. "Kami tidak menjalankan program pemukiman kembali migran di Libya. Semua tuduhan itu tidak berdasar," tegas pernyataan resmi PBB. Mereka menjelaskan, tugas UNHCR justru mengevakuasi pengungsi ke negara ketiga atau memulangkan mereka secara sukarela ke negara asal.

Analisis Dampak: Aksi ini menjadi alarm keras bagi stabilitas Libya. Ketegangan antara warga lokal dan migran berpotensi memicu kekerasan komunal baru. Di sisi lain, PBB berada di posisi sulit: harus melindungi pengungsi tanpa memperburuk sentimen anti-migran di tengah masyarakat yang lelah dengan perang.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook