KONTAINER DIDUGA BERISI PELURU ARTILERI CHINA - Berita Dunia
← Kembali

KONTAINER DIDUGA BERISI PELURU ARTILERI CHINA

Foto Berita

Publik Papua Nugini (PNG) dihebohkan dengan penemuan benda berbobot 32 kilogram di sebuah lokasi proyek konstruksi di Port Moresby. Awalnya, polisi setempat mengamankan empat warga negara China dan menduga benda tersebut sebagai proyektil artileri aktif. Namun, Kedutaan Besar China di PNG angkat bicara dan membantah keras tuduhan tersebut. Melalui pernyataan resmi di Facebook, pihak kedutaan menyebut benda itu hanyalah 'botol anggur berbentuk peluru' dan menegaskan tidak ada bahaya sama sekali.

Bantahan ini sontak menuai gelombang skeptisisme di media sosial. Warganet mempertanyakan logika di balik pernyataan tersebut, mengingat bobot benda yang mencapai 32 kilogram—sesuatu yang mustahil untuk ukuran botol anggur pada umumnya. Sebelumnya, laporan Australian Broadcasting Corporation (ABC) mengutip sumber anonim yang mengidentifikasi benda tersebut sebagai Proyektil Artileri Tipe 59 kaliber 130mm buatan China yang diduga masih aktif dan mengandung bahan peledak. Polisi PNG pun sempat membantah spekulasi bahwa benda itu hanya 'dummy' atau tiruan.

Analisis singkat: Insiden ini menyoroti celah keamanan serius di sektor logistik dan pelabuhan internasional. Jika benda tersebut benar-benar amunisi militer, maka lolosnya barang berbahaya ini ke wilayah sipil menunjukkan lemahnya pengawasan pengiriman kargo. Bagi masyarakat, klarifikasi dari pihak berwenang sangat krusial untuk mencegah kepanikan. Namun, pernyataan yang terkesan meremehkan dari pihak kedutaan justru berpotensi memperkeruh situasi dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap transparansi keamanan di kawasan Pasifik.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook