Puluhan ribu warga sipil Lebanon kini berbondong-bondong meninggalkan wilayah Beirut. Langkah dramatis ini diambil menyusul serangkaian serangan udara Israel dan perintah pengungsian paksa yang memicu kekhawatiran akan krisis kemanusiaan yang mendalam di ibu kota Lebanon tersebut.
Situasi genting ini terekam langsung oleh koresponden Al Jazeera, Zeina Khodr, yang menyaksikan sendiri bagaimana kepadatan lalu lintas di jalanan Beirut menjadi saksi bisu upaya warga menyelamatkan diri. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah kelompok Hezbollah melancarkan serangan balasan ke Israel, menandakan eskalasi ketegangan yang kian memanas di kawasan.
Bagi masyarakat sipil, dampak langsung konflik ini sangatlah berat. Mereka harus kehilangan rasa aman, menghadapi potensi kehancuran infrastruktur, serta mengalami trauma mendalam akibat siklus kekerasan yang tak berkesudahan. Berbagai lembaga kemanusiaan internasional sebelumnya juga telah mengingatkan bahwa pengungsian paksa adalah salah satu konsekuensi paling parah dari konflik berkepanjangan, yang menambah beban pada komunitas dan negara yang sudah rentan.