Bos Meta, Mark Zuckerberg, belum juga duduk di kursi pengadilan, tapi sudah kedatangan "surat cinta" dadakan. Setibanya di sebuah pengadilan di Los Angeles, Zuckerberg langsung disambut seorang pria yang menyerahkan setumpuk dokumen. Dengan lugas, pria tersebut menyatakan, "Anda telah diservis dengan surat panggilan dan gugatan." Ini bukan sapaan biasa, melainkan langkah hukum resmi yang mengejutkan.
Zuckerberg sendiri sebenarnya hadir untuk menghadapi kasus berbeda, di mana platform media sosialnya dituding sengaja bikin anak-anak kecanduan dan merugikan mereka. Insiden 'servis' gugatan baru ini jelas menambah panjang daftar persoalan hukum yang membelit sang miliarder dan perusahaannya.
Di tengah sorotan tajam publik dan regulator terhadap dampak negatif media sosial pada kesehatan mental anak dan remaja, kejadian ini menjadi sinyal kuat. Gugatan baru tersebut mencerminkan betapa seriusnya isu kecanduan digital yang kini jadi perhatian banyak pihak. Tekanan hukum terhadap raksasa teknologi seperti Meta dipastikan bakal makin kencang, menuntut pertanggungjawaban lebih besar atas produk-produk mereka.