PERINGATAN PBB: KONFLIK TIMTENG DORONG JUTAAN KE GARIS KEMISKINAN! - Berita Dunia
← Kembali

PERINGATAN PBB: KONFLIK TIMTENG DORONG JUTAAN KE GARIS KEMISKINAN!

Foto Berita

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan keras: jika konflik besar pecah di Timur Tengah, dampaknya bisa sangat merusak, mendorong jutaan orang ke jurang kemiskinan. Laporan Program Pembangunan PBB (UNDP) menyebut, skenario konflik intens empat minggu saja sudah cukup untuk memicu krisis ekonomi parah di sejumlah negara Arab.

Studi tersebut memproyeksikan, perekonomian regional bisa menyusut drastis antara 3,7 hingga 6 persen dalam sebulan, setara dengan kerugian sekitar $120 miliar sampai $194 miliar. Tak hanya itu, 3,7 juta lapangan kerja diperkirakan bakal hilang, dan empat juta lebih penduduk di kawasan tersebut terancam jatuh di bawah garis kemiskinan. Abdallah Al Dardari, Direktur Biro Regional UNDP untuk Negara-negara Arab, menyoroti rapuhnya ekonomi Arab yang terekspos jelas oleh ancaman konflik ini.

Skenario terburuk itu menggambarkan Iran menyerang infrastruktur energi Teluk dan menghambat ekspor minyak serta gas melalui Selat Hormuz. Hal ini sontak memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga lebih dari $118 per barel. Gangguan pada koridor maritim strategis ini akan menimbulkan efek domino pada inflasi, arus perdagangan, dan rantai pasokan global, yang pada akhirnya mengikis penghidupan di seluruh ekonomi yang saling terhubung di Timur Tengah.

Peningkatan angka kemiskinan diperkirakan terkonsentrasi di wilayah Levant dan negara-negara rentan seperti Sudan dan Yaman, di mana kerentanan dasar sudah sangat tinggi dan setiap guncangan langsung berdampak besar pada kesejahteraan. Lebanon menjadi salah satu yang paling terdampak dalam proyeksi ini, dengan serangan udara dan perintah evakuasi yang sudah menyebabkan kehancuran meluas di area permukiman, infrastruktur transportasi, dan layanan publik, serta perpindahan penduduk skala besar.

Analisis ini menjadi pengingat pahit betapa rentannya stabilitas ekonomi kawasan terhadap gejolak politik dan militer. Jika hanya empat minggu konflik sudah bisa membawa dampak separah ini, bayangkan apa yang terjadi jika perang berlarut-larut. Konflik di salah satu wilayah penghasil minyak terbesar dunia ini tidak hanya melukai penduduknya, tapi juga mengganggu pasokan energi global dan rantai nilai dunia, menyeret konsekuensi ekonomi yang tak terhindarkan bagi semua. Peringatan PBB ini adalah seruan mendesak untuk menjaga perdamaian demi stabilitas dan kemanusiaan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook