REPUBLIK DOMINIKAN LARANG TIM HAITI BERMAIN DI STADIONNYA - Berita Dunia
← Kembali

REPUBLIK DOMINIKAN LARANG TIM HAITI BERMAIN DI STADIONNYA

Foto Berita

Santo Domingo - Federasi Sepak Bola Republik Dominikan (Fedofutbol) resmi melarang Timnas Haiti untuk bertanding di seluruh fasilitas olahraga milik mereka. Kebijakan ini diambil sebagai buntut kerusuhan suporter yang terjadi jelang laga CONCACAF Nations League di Stadion Olimpiade Felix Sanchez, Santo Domingo, beberapa waktu lalu.

Insiden tersebut dipicu oleh massa suporter yang memaksa masuk ke area stadion hingga merusak salah satu gerbang. Menteri Olahraga Republik Dominikan, Kelvin Cruz, menegaskan bahwa pihaknya menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap tindakan indisipliner. "Apa yang terjadi kemarin tidak dapat diterima. Fasilitas ini menghabiskan biaya miliaran peso," ujarnya dikutip dari Al Jazeera. Presiden Luis Abinader turut membenarkan sikap tegas tersebut.

Meski laga tetap berjalan dan Haiti menang telak 4-1, ketegangan politik antar kedua negara tetangga di Pulau Hispaniola itu kembali memanas. Striker Haiti, Wilson Isidor, memicu kontroversi usai mencetak gol dengan pernyataan "Hispaniola milik Haiti". Pernyataan ini memicu kemarahan Federasi Sepak Bola Republik Dominikan yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kurangnya penghormatan terhadap kedaulatan nasional, dan berencana melaporkannya ke FIFA serta CONCACAF.

Analisis Dampak: Keputusan ini bukan sekadar soal keamanan stadion, melainkan cerminan eskalasi tensi diplomatik yang dipicu kebijakan deportasi massal serta sengketa perbatasan. Bagi masyarakat sepak bola, larangan ini berpotensi mengganggu jadwal kompetisi internasional dan memicu pembalasan setara dari pihak Haiti, yang sebelumnya juga pernah melarang timnya bermain di Republik Dominikan pada 2023 akibat sengketa Sungai Massacre.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook