TAIPEI - Badai Topan Champi resmi menerjang Taiwan pada Jumat (29/9) waktu setempat. Otoritas setempat melaporkan satu orang tewas dan sedikitnya 350 orang mengalami luka-luka akibat terjangan angin kencang tersebut.
Melansir laporan Al Jazeera, badai ini melintasi bagian timur laut pulau dan memicu kerusakan parah. Pohon-pohon tumbang, aktivitas toko dan sekolah terhenti, serta pasokan listrik ke ribuan rumah terputus. Sebanyak lebih dari 4.300 warga terpaksa mengungsi ke tempat aman.
Pihak Administrasi Cuaca Pusat (CWA) Taiwan mengeluarkan peringatan keras. Mereka meminta warga tetap berada di dalam ruangan karena kondisi cuaca diperkirakan memburuk. "Dari malam ini hingga besok pagi, kondisi di mana-mana akan sangat berangin dan badai. Tolong tetap di dalam ruangan," ujar peramal cuaca CWA, Lin Ping-yu.
Meski sempat berstatus sebagai super topan dengan kecepatan angin hampir 300 km/jam, Champi kini melemah dengan kecepatan angin maksimum 185 km/jam. Namun, ancaman hujan ekstrem masih membayangi. CWA memperkirakan curah hujan bisa mencapai 900 mm antara Kamis dan Sabtu, dengan wilayah timur laut sebagai area terparah. Di Kabupaten Yilan saja, curah hujan sudah mencapai 400 mm pada Jumat.
Dampak badai ini tidak hanya dirasakan Taiwan. Champi bergerak menuju China dan Jepang, memaksa pembatalan ratusan penerbangan. Di Jepang, sekitar 8.400 rumah tangga di Kepulauan Okinawa dilaporkan mati listrik akibat badai ini.
Analisis Dampak & Konteks Global: Fenomena ini menjadi pengingat keras akan krisis iklim. PBB melalui Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebut bahwa El Nino tahun ini bisa menjadi yang terkuat dalam sejarah. "Peristiwa El Nino saat ini bisa jadi belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal kekuatan. Benar-benar di luar grafik pemantauan yang kami gunakan selama empat dekade terakhir," kata Sekretaris Jenderal WMO, Celeste Saulo. Puncak El Nino diperkirakan terjadi pada Desember, dengan dampak yang bisa dirasakan hingga 2027. Masyarakat diminta waspada terhadap cuaca ekstrem yang semakin sulit diprediksi.