SERANGAN BANDARA RIYADH GUNCANG STABILITAS ARAB SAUDI - Berita Dunia
← Kembali

SERANGAN BANDARA RIYADH GUNCANG STABILITAS ARAB SAUDI

Foto Berita

Serangan yang menyasar Bandara King Khalid di Riyadh menjadi pukulan telak bagi Arab Saudi. Militan Houthi tampaknya berhasil menembus sistem pertahanan udara kerajaan dengan mudah, menyasar infrastruktur vital yang selama ini dianggap aman.

Meski kerusakan fisik bisa diperbaiki cepat, reputasi Arab Saudi sebagai 'oase stabilitas' di Timur Tengah kini tercoreng. Houthi tidak main-main; mereka tak hanya menyerang bandara, tapi juga berupaya menguasai posisi strategis di pesisir Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb. Ini meningkatkan risiko besar bagi jalur pelayaran internasional.

Konflik sipil di Yaman yang sudah berjalan lebih dari satu dekade ini bukan sekadar perang lokal. Ini adalah bagian dari ketegangan besar antara Iran (pendukung Houthi) melawan Amerika Serikat, Israel, dan sekutu Arabnya. Serangan drone dan rudal Houthi terbukti mampu menghantam pusat ekonomi Saudi seperti kilang minyak Khurais dengan akurasi mematikan.

Analisis Dampak: Bagi masyarakat global, eskalasi ini adalah alarm bahaya. Jika Selat Bab al-Mandeb dan Laut Merah tidak aman, jalur perdagangan dunia terancam macet. Ini bisa memicu lonjakan harga minyak dan barang pokok di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Arab Saudi mungkin punya kekuatan udara besar, tapi Houthi tahu persis titik lemah ekonomi mereka.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook