DARAH DAN KUASA: JEJAK KELAM PASUKAN KUDA SETAN DI SUDAN - Berita Dunia
← Kembali

DARAH DAN KUASA: JEJAK KELAM PASUKAN KUDA SETAN DI SUDAN

Foto Berita

Jakarta – Pasukan Dukungan Cepat (RSF) Sudan, yang dikenal dengan julukan mengerikan 'Janjaweed' atau 'setan di atas kuda', kembali menjadi sorotan. Kelompok ini, yang lahir dari konflik berdarah di Darfur, kini bertransformasi menjadi aktor politik paling ditakuti di Sudan.

Sejarah panjang RSF diwarnai dengan pelanggaran hak asasi manusia berat. Bermula sebagai milisi yang dipersenjatai pemerintah untuk memadamkan pemberontakan di Darfur pada awal 2000-an, mereka dituduh melakukan pembersihan etnis, pembunuhan massal, dan kekerasan seksual sistematis. Julukan Janjaweed melekat erat dengan teror yang mereka sebarkan di desa-desa.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, RSF berusaha 'mencuci muka'. Mereka membangun citra sebagai pasukan profesional, menguasai sumber daya ekonomi seperti tambang emas, dan bahkan menjalin hubungan diplomatik dengan sejumlah negara. Ambisi politik mereka memuncak ketika bersekutu dengan tentara Sudan dalam kudeta 2021, sebelum akhirnya berbalik dan terlibat perang saudara brutal yang masih berkecamuk hingga kini.

Analis menilai, perjalanan RSF dari milisi bayaran menjadi tentara tandingan menunjukkan kegagalan sistem politik di Sudan. Dampaknya bagi masyarakat sipil sangat mengerikan: lebih dari 8 juta orang mengungsi, infrastruktur hancur, dan negara terancam pecah. Konflik ini bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan pertarungan identitas dan sumber daya yang akarnya sudah terpendam puluhan tahun.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook