Kursi Press Secretary Gedung Putih kembali memanas. Katie Zacharia resmi mundur dari posisinya hanya lima hari setelah ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump. Keputusan ini diambil setelah kritik tajam mengenai kredibilitasnya sebagai seorang pengacara.
Kronologi bermula saat Trump memperkenalkan Zacharia sebagai 'seorang pengacara' saat pengumuman pengangkatannya. Namun, publik dan media segera mempertanyakan statusnya. Dalam wawancara dengan Fox News, Zacharia blak-blakan mengaku bahwa dirinya belum lulus ujian bar (izin praktik advokat).
Menghadapi tekanan media yang semakin besar, Trump akhirnya menyarankan Zacharia untuk mengundurkan diri. "Saya tidak tega Katie harus menderita seperti ini di tangan pers," ujar Trump kepada wartawan sebelum meninggalkan Gedung Putih. Ia menambahkan bahwa tidak ada buru-buru untuk mencari penggantinya.
Masa jabatan Zacharia yang hanya 5 hari ini menjadi sorotan tajam. Ia bahkan memecahkan rekor Anthony Scaramucci yang bertahan 10 hari pada era pemerintahan Trump sebelumnya. Analis politik menilai insiden ini menunjukkan pola kepemimpinan Trump yang dianggap impulsif, tepat saat Partai Republik bersiap menghadapi pemilu paruh waktu (midterm) yang krusial.