KEMENANGAN DEMOKRAT BUKAN SEJARAH BARU - Berita Dunia
← Kembali

KEMENANGAN DEMOKRAT BUKAN SEJARAH BARU

Foto Berita

Washington, DC - Partai Demokrat berhasil mengamankan kendali atas DPR dan Senat dalam pemilihan sela (midterms) Amerika Serikat. Gelombang biru ini menandai pergeseran besar, dengan Demokrat berhasil merebut setidaknya 40 kursi DPR dan tujuh kursi Senat dari tangan Partai Republik. Kemenangan ini dianggap sebagai pesan keras dari rakyat AS yang tidak puas dengan arah pemerintahan saat ini.

Uniknya, kemenangan ini juga mencatat sejarah baru di tingkat lokal. Texas, yang selama lebih dari 30 tahun tidak pernah memenangkan Demokrat dalam pemilihan tingkat negara bagian, kini dikuasai Demokrat. Sementara itu, Kansas yang terakhir kali mengirim Demokrat ke Senat pada 1932, kini akan memiliki perwakilan Demokrat di Senat. Senator senior dari Maine, Susan Collins, yang telah menjabat selama 30 tahun, juga harus rela kehilangan kursinya.

Meskipun terkesan dramatis, Senior Editor menilai kemenangan ini bukanlah fenomena 'historis' yang luar biasa. Secara politik, kehilangan kursi di pemilihan sela adalah hal yang umum bagi partai yang berkuasa. Sejak Perang Dunia II, setidaknya ada tujuh pemilihan sela di mana partai penguasa kehilangan kursi dalam jumlah besar, termasuk pada era Presiden Obama (2010) dan Trump (2018). Namun, dampak praktisnya tetap signifikan.

Penyebab utama gelombang biru ini adalah faktor ekonomi, khususnya lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat perang dengan Iran. Karena hampir semua produk, terutama makanan, didistribusikan via jalan raya, kenaikan harga bensin dan diesel langsung memicu inflasi dan membebani masyarakat. Dengan kendali penuh di legislatif, Demokrat diprediksi akan menghidupkan kembali fungsi pengawasan Kongres, menyelidiki pemerintahan Trump, dan mempersulit pengisian jabatan kosong di Mahkamah Agung. Kata 'impeachment' pun diprediksi akan kembali sering terdengar di Washington.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook