Tim kriket India dipastikan akan tetap terbang ke Kolombo untuk menghadapi rival abadinya, Pakistan, di ajang Piala Dunia T20 pada 15 Februari mendatang. Namun, laga panas yang selalu dinanti ini terancam batal setelah Pakistan secara mengejutkan memutuskan untuk memboikot pertandingan tersebut.
Keputusan boikot ini, menurut pemerintah Pakistan, adalah bentuk solidaritas terhadap Bangladesh yang sebelumnya menolak tur ke India karena masalah keamanan, di samping adanya ketegangan geopolitik yang membayangi kedua negara. Ini menunjukkan bahwa persaingan di lapangan hijau tak bisa dilepaskan sepenuhnya dari dinamika politik di kawasan.
Kapten India, Suryakumar Yadav, menegaskan kesiapan timnya. “Pikiran kami sudah jelas. Kami tidak menolak bermain — mereka yang menolak. Kami sudah pesan tiket pesawat dan kami akan berangkat,” ujarnya tegas dalam konferensi pers di Mumbai. India, yang saat ini menduduki peringkat teratas tim T20 dunia, punya ambisi besar untuk mempertahankan gelar dan menjadi tuan rumah pertama yang menjuarai Piala Dunia T20.
Di sisi lain, keputusan Pakistan ini berpotensi merugikan mereka di turnamen. Boikot tersebut bisa mempersempit peluang Pakistan untuk melaju ke babak Super-8, mengingat hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang berhak lolos ke fase berikutnya dari total 20 tim peserta. Selain India dan Pakistan, Grup A juga diisi oleh Namibia, Belanda, dan Amerika Serikat yang sempat mengejutkan Pakistan di edisi 2024.
Kapten Pakistan, Salman Ali Agha, menyatakan bahwa keputusan boikot ini bukan di tangan tim. “Ini keputusan pemerintah, dan kami menghormati itu,” kata Salman kepada media di Kolombo. Ia menambahkan bahwa timnya tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi tim-tim lain di grup dengan serius. Salman juga mengindikasikan bahwa jika India dan Pakistan bertemu lagi di fase gugur, timnya akan tetap mengikuti arahan dari pemerintah.
Kondisi ini menambah ketidakpastian dalam ajang kriket internasional, menyoroti bagaimana hubungan diplomatik yang bergejolak antara India dan Pakistan sering kali merembet ke arena olahraga. Bagi penggemar kriket, ini adalah kabar yang mengecewakan, karena duel India-Pakistan selalu menjadi magnet utama yang menghadirkan tensi dan drama tak terlupakan.