PERINGATAN KERAS: SATWA LIAR DUNIA ANJLOK 73% - Berita Dunia
← Kembali

PERINGATAN KERAS: SATWA LIAR DUNIA ANJLOK 73%

Foto Berita

JAKARTA - Dunia tengah menghadapi krisis lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Laporan terbaru Living Planet Report 2026 dari WWF mengungkap fakta mengejutkan: populasi satwa liar yang dipantau mengalami penurunan drastis hingga 73 persen antara tahun 1970 dan 2022.

Direktur Jenderal WWF International menyatakan bahwa alam adalah sistem pendukung kehidupan manusia, namun saat ini sedang dieksploitasi dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Dampaknya sudah terasa nyata—dari gelombang panas mematikan, kebakaran hutan yang merajalela, hingga banjir besar dan kekeringan berkepanjangan yang terjadi sepanjang tahun ini.

Yang lebih mengkhawatirkan, fenomena El Nino diprediksi akan semakin intensif, meningkatkan risiko bagi manusia, alam, dan perekonomian global. Krisis ini tidak lagi sekadar masalah lingkungan, tetapi sudah menyentuh ketahanan pangan, keamanan air, kesehatan masyarakat, rantai pasok, hingga stabilitas geopolitik.

Meski situasi terlihat suram, para ilmuwan menegaskan masih ada harapan. Tiga sistem ekonomi utama—energi, pangan, dan keuangan—diidentifikasi sebagai pendorong utama kerusakan alam. Jika ketiga sistem ini berhasil ditransformasi, perubahan positif bisa terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan.

Sektor energi global disebut sudah melewati titik kritis, dengan transisi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan yang semakin cepat. Namun, tantangan terbesar bukanlah kurangnya target atau kesepakatan internasional seperti Paris Agreement dan Global Biodiversity Framework, melainkan kecepatan implementasi di lapangan.

Pemerintah dunia didesak untuk mempercepat aksi nyata dalam COP17 dan COP31 mendatang. Tanpa langkah konkret, krisis iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati akan terus mengancam kehidupan miliaran manusia.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook