GENG KRIMINAL ANIARA SOPIR BUS, WARGAPUN TAKUT - Berita Dunia
← Kembali

GENG KRIMINAL ANIARA SOPIR BUS, WARGAPUN TAKUT

Foto Berita

Lima, Peru — Aksi kriminalitas merajalela di Peru. Sebuah geng kriminal mengancam akan membunuh para sopir bus di pinggiran kota Lima jika perusahaan mereka tidak membayar uang tebusan sebesar Rp 240 juta. Tak hanya ancaman, aksi brutal pun terjadi. Seorang sopir bernama Toño ditembak di kaki dan perutnya. 'Luka saya sudah kering, tapi rasa sakit di dalam masih terasa. Saya bekerja dalam ketakutan,' ujarnya.

Kasus Toño hanyalah satu dari hampir 30.000 kasus pemerasan yang dilaporkan di Peru sepanjang 2025. Sebagian besar menyasar usaha kecil dan pekerja transportasi. Akibatnya, isu keamanan dan kejahatan menjadi topik utama dalam pemilihan presiden Peru yang akan digelar Minggu ini.

Dua kandidat utama, Keiko Fujimori dari sayap kanan dan Roberto Sánchez dari sayap kiri, sama-sama menjanjikan solusi. Fujimori, anak dari mantan presiden Alberto Fujimori, mengusung kebijakan keras terhadap kejahatan. Ia berjanji mengerahkan militer untuk memerangi kejahatan terorganisir dan memperketat kontrol penjara. Sementara itu, Sánchez menjanjikan perubahan besar pada sistem negara dan belanja publik yang lebih tinggi.

Di distrik San Juan de Lurigancho, polisi bersenjata menjaga pintu masuk terminal bus tempat Toño bekerja. Distrik ini disebut sebagai daerah terburuk di Lima untuk kasus pemerasan. Toño kini harus bekerja dengan pengawalan polisi bersenjata. 'Saya tidak pernah setakut ini meninggalkan anak-anak saya. Jika punya uang, saya akan pergi dari negara ini,' keluhnya.

Menurut observatorium independen, sebanyak 239 sopir tewas tahun lalu. Eiffel Calla, kepala keamanan terminal, mengatakan lima sopir dari perusahaannya telah diserang. Satu tewas, satu lainnya koma. Ketakutan akan ketidakamanan ini mendorong negara-negara Amerika Latin lainnya untuk beralih ke arah kanan dalam pemilu, mendukung pemimpin yang menjanjikan pendekatan keras terhadap hukum dan ketertiban.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook