IRAN ANCAM SERANG PANGKALAN AS, MENGAPA PERSONEL DITARIK? - Berita Dunia
← Kembali

IRAN ANCAM SERANG PANGKALAN AS, MENGAPA PERSONEL DITARIK?

Foto Berita

Ketegangan di Timur Tengah makin memanas! Amerika Serikat dilaporkan mulai menarik sebagian personel militernya dari pangkalan-pangkalan di kawasan tersebut. Langkah ini diambil setelah Iran memberikan peringatan keras, siap menyerang pangkalan militer AS di negara-negara tetangga jika Washington berani melancarkan serangan ke Teheran.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa penarikan personel ini terjadi di tengah ancaman intervensi AS terhadap protes anti-pemerintah yang sedang berlangsung di Iran. Teheran sendiri sedang berjuang menghadapi gelombang protes luas ini dan berupaya mencegah ancaman berulang dari Presiden AS Donald Trump untuk campur tangan.

Beberapa personel bahkan telah diinstruksikan untuk meninggalkan pangkalan udara Al Udeid milik militer AS di Qatar pada Rabu malam. Al Udeid sendiri merupakan pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah yang menampung sekitar 10.000 tentara.

Seorang diplomat menjelaskan bahwa ini adalah 'perubahan postur' dan bukan evakuasi terencana, meski alasan spesifiknya tidak dijelaskan. Otoritas Qatar membenarkan penarikan personel dari Al Udeid ini sebagai respons terhadap 'ketegangan regional saat ini'. Mereka menambahkan bahwa Doha terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan warganya serta melindungi infrastruktur dan fasilitas militer penting.

Tak hanya AS, Inggris juga ikut mengurangi jumlah personelnya di pangkalan udara Al Udeid di Qatar. Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa departemennya tidak mengomentari detail penempatan personel karena alasan keamanan, namun mereka selalu mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan keamanan personelnya, termasuk penarikan jika diperlukan.

Ketegangan ini bukan hal baru. Tahun lalu, sebelum AS melancarkan serangan udara ke Iran, beberapa personel dan keluarga sudah dipindahkan dari pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah. Bahkan, setelah serangan AS pada Juni, Iran pernah melancarkan serangan rudal ke pangkalan di Qatar.

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi juga mengimbau personelnya untuk lebih berhati-hati dan menghindari instalasi militer. Sebuah pernyataan di situs web kedutaan merekomendasikan warga Amerika di kerajaan tersebut untuk melakukan hal yang sama, mengingat ketegangan regional yang masih berlangsung.

Seorang pejabat senior Iran yang tak disebutkan namanya menegaskan bahwa Teheran telah memperingatkan negara-negara regional, dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga Turki, bahwa pangkalan AS di wilayah mereka akan diserang jika Washington menargetkan Iran. Mereka meminta negara-negara tersebut untuk mencegah Washington menyerang Iran.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook