Arsenal harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Piala Liga Inggris (Carabao Cup) oleh tim kasta keempat, Fleetwood Town, melalui drama adu penalti 5-3. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal itu berlangsung dramatis, terutama setelah bintang muda Arsenal, Max Dowman, diganjar kartu merah di menit akhir karena melakukan pelanggaran keras.
Keputusan pelatih Mikel Arteta untuk melakukan rotasi besar-besaran dengan mengubah sembilan posisi pemain utama terbukti menjadi bumerang. Meski menguasai jalannya pertandingan, The Gunners gagal memanfaatkan peluang, sementara Fleetwood tampil disiplin dan berhasil memaksa laga berlanjut ke adu penalti. Kegagalan eksekusi penalti Bruno Guimaraes menjadi titik balik yang membawa Fleetwood ke babak berikutnya.
Kekalahan ini tercatat sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah Arsenal, mengingat status Fleetwood yang berada di peringkat 18 Liga Dua dan hanya memiliki stadion berkapasitas 5.327 orang. Insiden ini juga menambah daftar panjang kejutan di sepak bola Inggris, di mana tim kecil sering kali mampu mengalahkan raksasa jika sang juara bertahan terlalu fokus pada kompetisi lain, seperti yang akan Arsenal hadapi melawan Liverpool akhir pekan nanti.