PILIHAN ISRAEL: AKHIR KEKUASAAN NETANYAHU? - Berita Dunia
← Kembali

PILIHAN ISRAEL: AKHIR KEKUASAAN NETANYAHU?

Foto Berita

Pemilu Israel yang digelar beberapa hari lalu menjadi sorotan dunia. Berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru, koalisi pemerintahan saat ini yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama partai sayap kanan dan ultra-Ortodoks diprediksi gagal meraih mayoritas kursi di parlemen. Kondisi ini membuka peluang bagi partai oposisi untuk mengambil alih tampuk pemerintahan, meskipun mereka masih menghadapi jalan terjal.

Pasalnya, mayoritas partai oposisi menolak bekerja sama dengan partai yang mewakili warga Palestina di Israel (Arab parties). Jika hasil hitung suara resmi mengonfirmasi prediksi ini, oposisi kemungkinan besar akan kesulitan membentuk pemerintahan mayoritas. Namun, jika mereka berhasil mengatasi hambatan tersebut, nama mantan Kepala Staf Militer Israel, Gadi Eisenkot, muncul sebagai kandidat kuat perdana menteri baru dari kubu kanan-tengah.

Pertanyaan besarnya bukan sekadar siapa yang akan memimpin, melainkan apakah ada perubahan kebijakan signifikan, terutama terkait isu keamanan nasional dan hubungan dengan Palestina. Selama hampir dua dekade berkuasa, Netanyahu dianggap telah mengeksploitasi rasa tidak aman masyarakat Israel untuk tetap berkuasa, yang diperparah oleh serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Situasi ini mendorong politik Israel semakin ke kanan, meskipun partai oposisi memiliki pandangan yang berbeda dengan koalisi saat ini.

Analisis Dampak: Bagi masyarakat Israel, pergantian pemerintahan diharapkan dapat meredakan ketegangan sosial yang memanas akibat polarisasi politik ekstrem. Sementara bagi masyarakat internasional, terutama Palestina, perubahan kepemimpinan mungkin tidak serta-merta mengakhiri pendudukan, tetapi bisa menjadi sinyal untuk meredam agresivitas kebijakan sayap kanan. Pengamat menilai bahwa kandidat kuat pengganti Netanyahu, Gadi Eisenkot, dikenal sebagai figur yang lebih pragmatis dibandingkan koalisi saat ini, meskipun tetap berhaluan kanan-tengah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook