PERBATASAN LEBANON KEMBALI MEMANAS: ISRAEL HANTAM POS BARU! - Berita Dunia
← Kembali

PERBATASAN LEBANON KEMBALI MEMANAS: ISRAEL HANTAM POS BARU!

Foto Berita

Situasi di perbatasan Lebanon-Israel kembali tegang. Militer Lebanon menuding Israel melakukan serangan udara di dekat pos pengamatan yang sedang dibangun di wilayah Marjayoun, selatan Lebanon. Insiden ini terjadi pada Selasa lalu saat sebuah drone Israel terbang rendah sambil mengancam personel Lebanon agar meninggalkan lokasi.

Menanggapi serangan itu, Komando Angkatan Darat Lebanon langsung memerintahkan pasukannya untuk memperkuat pos dan membalas tembakan. Ini bukan kali pertama Israel menyerang Lebanon. Mereka diketahui masih menduduki lima titik di wilayah selatan Lebanon, padahal gencatan senjata yang seharusnya mengakhiri permusuhan dengan Hezbollah telah disepakati November tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Lebanon, Youssef Raggi, menyuarakan kekhawatiran besar akan dampak buruk bagi negaranya jika konflik antara Amerika Serikat dan Iran (yang bersekutu dengan Hezbollah) pecah. Raggi melihat ada tanda-tanda Israel bisa melancarkan serangan intensif di Lebanon, bahkan menargetkan bandara, meski upaya diplomatik terus berjalan untuk melindungi infrastruktur sipil. Ia menegaskan, pemerintah Lebanon sudah jelas menyatakan, "perang ini tidak ada hubungannya dengan kami."

Tahun lalu, pemerintah Lebanon berkomitmen melucuti Hezbollah yang memang melemah pascaperang dengan Israel, dan menugaskan militer menyusun rencana. Beberapa bulan terakhir, militer Lebanon menggunakan sumber daya terbatasnya untuk membongkar fasilitas dan terowongan Hezbollah serta menyita senjata mereka. Pada Januari lalu, mereka mengklaim telah menyelesaikan fase pertama rencana untuk menempatkan semua senjata non-negara di bawah kendali pemerintah.

Namun, Israel menganggap upaya militer Lebanon ini "jauh dari cukup" dan terus melanjutkan serangan rutinnya. Serangan-serangan Israel ini telah dikutuk oleh Lebanon dan berbagai organisasi internasional, termasuk PBB. Sejak gencatan senjata diberlakukan November lalu, PBB mencatat setidaknya 127 warga sipil tewas dalam serangan Israel di Lebanon. Pemerintah Lebanon sendiri menghitung lebih dari 2.000 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel hanya dalam tiga bulan terakhir tahun lalu.

Belum lama ini, Israel mengklaim menghantam target Hezbollah di timur Lebanon serta sasaran terkait Hamas di selatan. Lebanon melaporkan setidaknya 12 orang tewas, termasuk warga sipil. Hezbollah membenarkan delapan pejuangnya gugur dan berjanji akan melanjutkan "perlawanan." Mengingat potensi konfrontasi AS-Iran yang terus membayangi, Amerika Serikat bahkan sudah memerintahkan semua staf non-darurat di kedutaannya di Beirut untuk meninggalkan Lebanon pada Senin lalu.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook