BOLSONARO KUASAI KONGRES, LULA TERANCAM - Berita Dunia
← Kembali

BOLSONARO KUASAI KONGRES, LULA TERANCAM

Foto Berita

Peta politik Brasil memanas jelang putaran kedua pemilu presiden. Partai pendukung Flavio Bolsonaro disebut semakin kokoh mencengkeram kursi Kongres, sebuah posisi strategis yang berpotensi menjadi batu sandungan besar bagi pemerintahan Presiden petahana Luiz Inacio Lula da Silva jika kembali berkuasa.

Ketegangan ini tercermin dalam debat terbuka di Sao Paulo belum lama ini. Flavio, senator berusia 45 tahun, melontarkan sindiran tajam terkait data pemilih di lembaga pemasyarakatan. Ia mengeklaim 73 persen narapidana memilih Lula. Lula pun membalas dengan sindiran keras, "Saya ingin 100 persen. Bahkan ayahmu juga."

Jair Bolsonaro, sang ayah, saat ini sedang menjalani hukuman 27 tahun penjara di rumah tahanan atas kasus percobaan kudeta. Meski mendekam, bayang-bayang politik keluarganya masih sangat kuat dan menjadi ancaman nyata bagi Lula.

Dalam putaran pertama pemilu 4 Oktober lalu, Flavio meraih 56,1 juta suara (47,03 persen), unggul tipis dari Lula yang memperoleh 53,9 juta suara (45,16 persen). Namun, survei terbaru menunjukkan tren positif bagi Lula yang terus menipiskan jarak, membuat hasil putaran kedua pada 25 Oktober mendatang masih sulit diprediksi.

Isu keamanan menjadi sorotan utama. Flavio berjanji akan menambah 500 ribu lapas baru, mempermudah akses senjata api bagi warga sipil, dan menurunkan batas usia pertanggungjawaban pidana menjadi 16 tahun. Sementara itu, Lula berfokus pada program kesejahteraan, meski data menunjukkan hampir 69 juta warga Brasil mengaku hidup dikelilingi geng kriminal atau milisi.

Analisis Dampak: Penguatan posisi partai Bolsonaro di parlemen bisa menjadi 'durian runtuh' sekaligus mimpi buruk. Jika Lula menang, ia akan menghadapi oposisi legislatif yang keras, berpotensi menghambat setiap kebijakan progresif. Bagi masyarakat, polarisasi tajam ini memicu kekhawatiran akan stabilitas sosial dan keamanan, terutama dengan janji pengetatan senjata api yang kontroversial. Masyarakat internasional juga menaruh perhatian besar, mengingat Brasil adalah ekonomi terbesar di Amerika Latin.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook