Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk segera melepas solar (diesel) Rusia ke pasar global. Langkah ini diambil untuk menekan harga bahan bakar yang melambung tinggi akibat perang dengan Iran.
Dalam kesepakatan tersebut, Putin setuju melepas 300.000 ton solar segera, disusul 500.000 ton pada November, dan satu juta ton setelahnya. Trump menegaskan harga solar akan turun drastis dan cepat. Pemerintah AS juga telah menerbitkan lisensi sementara untuk mengizinkan masuknya solar Rusia.
Sejak perang dengan Iran dimulai Februari lalu, harga solar di AS melonjak dua kali lipat, mencapai rata-rata $6,28 per galon. Kenaikan ini menjadi tekanan besar bagi Partai Republik menjelang pemilu sela. Kesepakatan ini disambut baik oleh utusan Putin, Kirill Dmitriev, yang menyebut kerja sama energi ini akan menguntungkan dunia.