Serangan brutal kembali dilancarkan Rusia ke Ukraina. Pada Rabu dini hari, rentetan rudal dan drone menghantam kota pelabuhan Odesa di Ukraina selatan. Rekaman yang beredar menunjukkan kobaran api besar yang melalap bangunan setelah serangan, sementara petugas pemadam berjibaku menjinakkan si jago merah.
Akibat gempuran ini, setidaknya enam orang dilaporkan tewas dan 20 lainnya luka-luka di berbagai wilayah Ukraina. Odesa, yang merupakan pusat logistik dan pelabuhan utama, kembali menjadi sasaran empuk Moskow. Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dan saling serang di garis depan.
Analisis: Serangan ini bukan sekadar aksi militer biasa. Dengan menghancurkan Odesa, Rusia secara langsung mengincar jalur ekspor gandum Ukraina yang vital bagi pasokan pangan global. Dampaknya bisa langsung terasa pada kenaikan harga pangan dunia, terutama di negara-negara berkembang yang bergantung pada impor dari Laut Hitam. Ini adalah pukulan telak bagi rantai pasok global di tengah ancaman krisis pangan yang sudah membayangi.