Carlos Alcaraz akhirnya menembus babak semifinal Paris Masters untuk pertama kalinya sepanjang kariernya. Petenis Spanyol berusia 23 tahun itu harus melewati drama luar biasa sebelum mengalahkan Taylor Fritz dengan skor 6-7 (10/12), 7-5, 6-3 pada Jumat (31/10).
Yang bikin laga ini spesial: Alcaraz sempat berada di ambang kekalahan. Ia harus menyelamatkan dua match point sebelum akhirnya membalikkan keadaan. Aksi penyelamatan itu mengingatkan publik Paris pada comeback ikoniknya di final French Open melawan Jannik Sinner musim lalu, di mana saat itu ia juga menyelamatkan tiga championship point.
"Mungkin pertandingan ini akan jadi salah satu yang paling spesial yang pernah saya mainkan, dan saya akan mengingatnya lama," ujar Alcaraz kepada wartawan usai laga.
Di babak semifinal, Alcaraz akan berhadapan dengan Casper Ruud. Petenis Norwegia itu melaju setelah menyingkirkan lucky loser asal Portugal, Nuno Borges, dengan skor 7-6 (7/5), 6-4.
Dari sektor lain, Ben Shelton mengalahkan Tommy Paul 6-4, 4-6, 6-3 dalam perempat final sesama Amerika. Kekalahan Paul dan Fritz ini memupus harapan keduanya untuk lolos ke ATP Finals.
Analisis dampak: Kemenangan dramatis Alcaraz ini semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu petenis paling menarik untuk ditonton saat ini. Bagi masyarakat pencinta tenis, laga seperti ini jadi hiburan kelas atas yang sayang dilewatkan. Sementara bagi Fritz dan Paul, hasil ini jadi pukulan berat karena gagal mengamankan tiket ke ATP Finals. Persaingan di papan atas tenis putra makin panas menjelang tutup musim.