Nikon tengah menyelidiki dugaan manipulasi AI pada video pemenang kompetisi fotografi ilmiah bergengsi mereka, Small World In Motion. Kompetisi tahunan yang telah berjalan 15 tahun ini menerima karya foto dan video yang diambil menggunakan mikroskop canggih.
Karya yang menjadi sorotan adalah video pendek milik Dr. Ning Xu, peneliti dari Tsinghua University, China. Video tersebut diklaim menampilkan struktur mirip rambut halus bernama silia yang bergerak di dalam saluran pernapasan seorang anak penderita penyakit langka.
Kontroversi mencuat setelah sejumlah ilmuwan lain meragukan keaslian video tersebut. Mereka menilai ada bentuk dan gerakan yang tidak sesuai dengan struktur sel normal. Silia yang ditampilkan juga dianggap berukuran terlalu besar. Edward Phelps, profesor dari Florida University, mengamati beberapa struktur yang muncul dan hilang begitu saja, sementara silia tampak muncul dari tempat yang tidak jelas. Ian Donovan, mahasiswa PhD dari UT Southwestern Medical Centre, bahkan menemukan watermark khas yang mengindikasikan gambar tersebut dihasilkan AI.
Dua mantan juri kompetisi juga menyatakan kekhawatiran serupa. Menanggapi hal ini, Xu membantah melanggar aturan. Ia mengakui menggunakan AI untuk memproses gambar, namun menegaskan AI tidak dipakai untuk menghasilkan video eksperimen, silia, atau gerakannya. Xu berdalih AI hanya digunakan untuk membedakan dan memvisualisasikan fitur pada gambar grayscale yang telah direkonstruksi.
Nikon menyatakan Xu sedang bekerja sama dengan penyelidikan yang dilakukan. Pihak Nikon hingga kini masih mempertahankan prosedur kompetisi mereka sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut.
Dampak bagi Masyarakat: Kasus ini menyoroti tantangan baru dalam dunia sains dan kompetisi ilmiah di era AI. Ketika teknologi generative AI semakin canggih, batas antara karya asli dan manipulasi menjadi kabur. Bagi publik, ini menjadi pengingat penting untuk selalu kritis terhadap informasi visual yang beredar, bahkan dalam konteks ilmiah sekalipun. Integritas data dan transparansi metode penelitian menjadi taruhan.