KRIKET DUNIA GEGER! PAKISTAN BOIKOT INDIA, ICC SIAP TEGAS? - Berita Dunia
← Kembali

KRIKET DUNIA GEGER! PAKISTAN BOIKOT INDIA, ICC SIAP TEGAS?

Foto Berita

Dunia kriket mendadak heboh menyusul keputusan kontroversial tim putra Pakistan untuk memboikot pertandingan penting melawan rival abadi, India, di ajang T20 World Cup. Langkah mengejutkan ini diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap Bangladesh yang sebelumnya dikeluarkan dari turnamen karena menolak bertanding di India dengan alasan keamanan.

Keputusan Pakistan ini jelas bukan main-main. Laga India vs Pakistan selalu jadi primadona, ladang uang terbesar, dan paling ditunggu di setiap turnamen kriket. Bayangkan, pertandingan itu terancam batal! Akibatnya, Dewan Kriket Internasional (ICC) langsung pasang badan, memperingatkan Federasi Kriket Pakistan (PCB) tentang 'implikasi signifikan dan jangka panjang' yang bisa merusak ekosistem kriket di Pakistan maupun secara global.

ICC sendiri, sebagai induk organisasi kriket dunia, memang belum merilis 'rencana B' secara gamblang jika krisis ini berlarut. Namun, para ahli kriket meyakini bahwa ICC pasti sudah menyiapkan langkah-langkah, setidaknya dengan memanggil petinggi PCB dan menggelar rapat dewan darurat. Sami Ul Hasan, mantan kepala departemen media ICC, mengatakan, "Bola kini ada di tangan ICC. Mereka akan memanggil rapat semua anggota untuk mencari solusi."

Kewenangan ICC sangat luas, mulai dari menjatuhkan denda besar hingga bahkan mencabut keanggotaan federasi. Meski begitu, Hasan berharap ICC tidak mengambil langkah ekstrem seperti sanksi, karena itu hanya akan melemahkan komunitas kriket yang sejatinya kecil. Di sisi lain, Pakistan punya kartu AS. Setiap anggota yang ikut turnamen ICC menandatangani perjanjian partisipasi, di dalamnya ada klausul 'force majeure'. Klausul ini menyatakan bahwa jika pemerintah suatu negara melarang timnya bertanding karena alasan tertentu—seperti keamanan—maka tim tersebut sah untuk tidak berpartisipasi. Ini bisa jadi argumen kuat PCB.

Jika negosiasi buntu dan kedua belah pihak jalan di tempat, masalah ini bisa berujung ke ranah hukum. Komite penyelesaian sengketa ICC bisa membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), sebuah badan independen yang menangani perselisihan olahraga. Dengan Pakistan sudah berada di Sri Lanka untuk turnamen, desakan untuk segera menyelesaikan krisis ini semakin mendesak. Masa depan kriket, terutama hubungan antarsesama negara anggota, sedang diuji.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook