Kampala, Uganda - Kasus dugaan penculikan dan intimidasi terhadap pengkritik pemerintah di Uganda kembali mencuat. Salah satu korban, Praise Aloikin Opoloje, mengaku diculik dan disiksa setelah membuat video yang menantang Jenderal Muhoozi Kainerugaba, putra Presiden Yoweri Museveni. Ia ditangkap pada 26 September 2026 dengan tuduhan penyalahgunaan kartu SIM, namun ia mengeklaim penangkapan itu adalah jebakan setelah ia dijemput paksa oleh enam pria tak dikenal.
Opoloje mengungkapkan bahwa ia dipukuli dan diancam diperkosa di dalam mobil sebelum akhirnya dibawa ke kantor polisi. Meski telah dibebaskan dengan jaminan pada 14 Oktober, ia mengaku keluarganya terus diteror. Kasus ini menyoroti bahaya nyata yang dihadapi warga sipil yang menggunakan media sosial untuk mengkritik tokoh militer dan politik di Uganda.
Di sisi lain, Emmanuel Baliza (59) masih mencari keberadaan anaknya, William (17), yang diduga diculik oleh pria bersenjata usai menyatakan niatnya memprotes polisi. Insiden ini memicu kekhawatiran luas akan kebebasan berekspresi dan keselamatan warga di bawah rezim yang semakin represif.