LAMINE YAMAL SIAP TURUN, SPANYOL HADAPI TANZANIA - Berita Dunia
← Kembali

LAMINE YAMAL SIAP TURUN, SPANYOL HADAPI TANZANIA

Foto Berita

Doha, Al Jazeera – Kabar baik datang untuk Timnas Spanyol jelang laga perdana Piala Dunia 2026. Bintang muda mereka, Lamine Yamal, dipastikan fit dan siap dimainkan meski belum sejak menit awal. Pelatih Luis de la Fuente mengonfirmasi hal ini dalam konferensi pers, Minggu (15/6).

Yamal, yang baru berusia 18 tahun, belum bermain sejak April lalu karena cedera pangkal paha dan hamstring. Ia juga absen dalam laga uji coba terakhir Spanyol. Namun, De la Fuente menegaskan tidak ada masalah dengan kebugaran pemain FC Barcelona tersebut.

“Kabar baiknya, Lamine dalam kondisi sangat bugar. Ia mengikuti proses pemulihan dengan baik dan berlatih keras, sama seperti rekan-rekannya yang sempat cedera, seperti Nico Williams dan Victor Munoz,” ujar De la Fuente.

Meski begitu, pelatih berusia 64 tahun itu menegaskan ketiga pemain tersebut tidak akan dimainkan sejak awal. Keputusan untuk memainkan mereka akan bergantung pada perkembangan pertandingan melawan Cape Verde di babak penyisihan Grup H.

“Kami akan lihat bagaimana jalannya laga. Ini soal logika dan situasi di lapangan. Mereka bisa menjadi pembeda di babak kedua,” tambahnya.

Spanyol datang ke turnamen ini sebagai salah satu kandidat kuat juara, setelah sukses menjuarai Euro 2024. Namun, De la Fuente enggan meremehkan Cape Verde yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia. Ia menyebut tim asuhan Bubista itu sangat terstruktur secara taktik, cepat, dan fisiknya kuat.

“Mereka bisa menjadi kejutan di Piala Dunia ini. Pertandingan besok akan sangat berat, meski kami menang. Publik akan melihat sendiri kemampuan mereka,” ujar De la Fuente.

Selain Cape Verde, Grup H juga dihuni oleh Arab Saudi dan Uruguay yang akan bertemu di Miami pada Senin (16/6).

Analisis: Kembalinya Lamine Yamal menjadi angin segar bagi lini serang Spanyol. Kecepatan dan kelincahannya bisa menjadi senjata ampuh untuk membongkar pertahanan Cape Verde yang dikenal solid. Namun, risiko cedera masih membayangi, sehingga manajemen menit bermainnya akan menjadi kunci. Laga ini juga menjadi ujian awal apakah Spanyol mampu menjaga konsistensi performa pasca-Euro.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook