PIALA DUNIA 2026 BAKAL BERBEDA: 3 NEGARA JADI TUAN RUMAH - Berita Dunia
← Kembali

PIALA DUNIA 2026 BAKAL BERBEDA: 3 NEGARA JADI TUAN RUMAH

Foto Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling bersejarah dalam 96 tahun turnamen bergengsi ini. Untuk pertama kalinya, ajang ini tidak hanya digelar di satu negara, melainkan di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Turnamen yang akan berlangsung selama 39 hari ini memecahkan rekor sebagai edisi terpanjang dan terbesar. Sebanyak 48 tim nasional akan bertanding di 16 stadion yang tersebar di 16 kota di kawasan timur, barat, dan tengah Amerika Utara. Total ada 104 pertandingan yang akan digelar, termasuk babak baru yang belum pernah ada sebelumnya: babak 32 besar setelah fase grup.

Ini berarti, tim yang ingin menjadi juara harus memenangkan delapan pertandingan, satu laga lebih banyak dibandingkan edisi Qatar 2022.

Selain format pertandingan, sisi hiburan juga menjadi sorotan. Untuk pertama kalinya, final Piala Dunia akan menampilkan pertunjukan setengah waktu (half-time show) ala Super Bowl NFL. Pertunjukan spektakuler selama 11 menit akan digarap oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, dengan penampilan dari BTS, Madonna, dan Shakira. Pesta kembang api juga direncanakan memeriahkan langit New York saat final di MetLife Stadium pada 19 Juli mendatang.

Dari sisi perlengkapan, jersey Adidas menjadi favorit penggemar. Desain khas seperti garis rib konsentris di jersey biru Jepang hingga kostum kuning lemon Curacao yang terinspirasi dari bangunan warna-warni di Willemstad, sukses mencuri perhatian.

Analisis Dampak: Kolaborasi tiga negara sebagai tuan rumah ini membawa dampak logistik dan ekonomi yang masif. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, ini menjadi peluang emas karena jarak tempuh ke Amerika Utara relatif lebih dekat dibandingkan Eropa, dan biaya penerbangan ke AS saat ini cukup kompetitif. Namun, perbedaan zona waktu yang signifikan (hingga 12 jam) akan membuat jadwal siaran langsung di Indonesia mayoritas jatuh pada pagi atau siang hari, bukan malam hari seperti biasanya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook