HOUTHI SERANG TAIS, PEMERINTAH YAMEN BELUM SANGGUP BALAS - Berita Dunia
← Kembali

HOUTHI SERANG TAIS, PEMERINTAH YAMEN BELUM SANGGUP BALAS

Foto Berita

Kelompok pemberontak Houthi kembali melancarkan serangan intensif di garis depan Taiz, Yaman, pada Kamis (2/10). Serangan ini merupakan upaya mereka memperluas keunggulan setelah berhasil menguasai wilayah pesisir Laut Merah bulan lalu. Meski demikian, pasukan pemerintah Yaman yang didukung koalisi Saudi masih mampu mempertahankan posisi dan bahkan mengklaim telah menimbulkan kerugian besar bagi Houthi.

Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda pemerintah akan melancarkan serangan balik besar-besaran. Meskipun Kepala Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, telah menyerukan mobilisasi umum pada 25 September lalu, pemerintah tampaknya memilih pendekatan bertahap dengan memperkuat dan mengonsolidasikan pasukan militer mereka.

Abdul Basir al-Bahr, pejabat senior militer pemerintah di Poros Militer Taiz, menjelaskan bahwa mobilisasi umum mencakup pemanggilan kembali personel cadangan, pelatihan ulang, serta penggabungan pejuang anti-Houthi lokal dan relawan sipil. Ia menegaskan langkah ini masih tahap awal dan dampaknya di medan tempur belum bisa dinilai.

Pemantauan lapangan Al Jazeera menunjukkan pertempuran di Taiz sejak awal September belum menghasilkan perubahan signifikan yang bisa dikaitkan langsung dengan mobilisasi umum. Situasi serupa terjadi di front lain, termasuk Pegunungan Kahboub yang menghadap Selat Bab al-Mandeb, dan Lahj di selatan Taiz. Komandan lapangan pemerintah mengakui mobilisasi belum memperkuat garis depan secara nyata.

Meski begitu, aktivitas militer justru meningkat. Kolonel Majid al-Nazili, juru bicara pasukan pemerintah, melaporkan lebih dari 400 serangan dalam 24 jam terhadap Houthi, menyebabkan kerugian personel dan peralatan. Kemampuan pemerintah menahan laju Houthi sejak kehilangan pesisir Laut Merah mencerminkan kombinasi medan defensif yang menguntungkan di pegunungan Taiz dan Lahj, serta peningkatan daya tembak. Kehilangan wilayah pesisir sebelumnya diperparah oleh lemahnya koordinasi antara pasukan anti-Houthi yang terpecah.

Di Taiz, Lahj, dan Marib, pasukan anti-Houthi menunjukkan persatuan lebih baik dan pengalaman bertahun-tahun mencegah kemajuan Houthi. Mereka juga memiliki waktu memperkuat area yang menjadi target serangan. Penggunaan kekuatan udara pun meningkat, dengan laporan ratusan serangan udara, drone, artileri, dan lainnya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook