Washington DC - Anggota DPR Amerika Serikat, Alexandria Ocasio-Cortez (AOC), kembali membuat gebrakan politik. Ia baru saja menggelontorkan dana sebesar $1 juta atau sekitar Rp16 miliar untuk mendukung kampanye Abdul El-Sayed, calon Senat dari Partai Demokrat di Michigan.
Langkah ini bukan sekadar donasi biasa. AOC, yang dikenal sebagai tokoh progresif dan digadang-gadang maju di Pilpres 2028, menyebut bantuan ini sebagai bentuk perlawanan terhadap serangan politik bernuansa SARA yang menyasar El-Sayed. Seperti diketahui, El-Sayed adalah seorang Muslim keturunan Mesir yang vokal mendukung Palestina.
"Saya tidak ingin menyesal karena tidak berbuat lebih banyak untuk melawan fitnah yang diarahkan kepada Abdul," tegas AOC dalam pernyataannya, dikutip dari Al Jazeera.
Dana tersebut dipindahkan langsung dari kas kampanye AOC. Dalam pidatonya di Detroit, ia menegaskan bahwa "pasukan kavaleri" sedang datang untuk membantu El-Sayed memenangkan kursi Senat. Saat ini, El-Sayed memimpin perolehan suara atas rivalnya dari Partai Republik, Mike Rogers, dengan selisih 2,6 poin persentase.
Analisis: Gelombang Anti-Establishment
Langkah agresif ini menandakan strategi baru kaum progresif untuk merangkul pemilih yang kecewa dengan pemerintahan Trump. Survei terbaru dari AP-NORC menunjukkan 80% responden menginginkan perubahan besar atau bahkan "perombakan total" dalam sistem pemerintahan AS. Ini menjadi celah bagi kandidat luar arus utama seperti El-Sayed.
Dukungan AOC ini juga menekan Komite Kampanye Senator Demokrat (DSCC) agar mau berinvestasi pada kandidat yang lebih beragam dan progresif. Bagi masyarakat AS, fenomena ini menunjukkan bahwa politik identitas dan kelas pekerja mulai mengambil panggung utama, menantang dominasi politik mapan menjelang pemilu November mendatang.