Manchester City tampaknya tidak terpengaruh oleh badai skandal keuangan yang menerpa klub. Meski baru saja dinyatakan bersalah atas pelanggaran aturan finansial besar-besaran selama hampir satu dekade, The Citizens tetap melanjutkan tren positif mereka di lapangan hijau.
Menjamu Ipswich Town di Etihad Stadium, Sabtu lalu, pasukan Enzo Maresca sukses mengamankan kemenangan tipis 3-2. Hasil ini membuat City menjadi tim ketiga dalam sejarah Premier League yang berhasil menyapu bersih tujuh laga awal dengan kemenangan. Striker andalan mereka, Erling Haaland, kembali menjadi mimpi buruk bagi lawan dengan mencetak dua gol dalam laga tersebut.
Menariknya, atmosfer pertandingan diwarnai aksi protes kreatif dari para pendukung. Mereka membawa 'pisang tiup' (inflatable bananas) ke stadion, sebuah sindiran nostalgia yang merujuk pada era 1980-an saat klub sedang dalam masa sulit. Suporter juga mencemooh lagu kebangsaan Premier League sebelum kick-off sebagai bentuk solidaritas dan pembangkangan terhadap otoritas liga.
Manajer Enzo Maresca menilai situasi pelik ini justru menjadi bahan bakar tambahan bagi timnya. "Para fans, klub, dan pemain—kita semua bersama dalam perjalanan ini," ujarnya, menegaskan bahwa kekompakan internal tidak goyah.
Meski menang, City harus membayar mahal. Haaland dan pemain pengganti Antoine Semenyo terlihat tertatih-tatih meninggalkan lapangan karena cedera. Haaland sempat mendapat benturan keras di kaki, namun pihak klub berharap cedera itu tidak serius. Kemenangan ini membawa City kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin, meski bayang-bayang sanksi pengurangan poin atau degradasi masih mengintai masa depan klub.