Jakarta - Lobi pro-Israel paling berpengaruh di Amerika Serikat, AIPAC, resmi mengubah pendekatan politiknya dengan menghentikan dukungan resmi terhadap kandidat dan sumbangan kampanye langsung. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya jarak politik antara Partai Demokrat dan kelompok tersebut, memicu spekulasi apakah pengaruh AIPAC mulai memudar atau justru berevolusi.
Perubahan strategi ini menandai pergeseran signifikan dalam lanskap politik AS, di mana dukungan terbuka terhadap Israel semakin menjadi sorotan kontroversial di kalangan pemilih muda dan progresif. Penghentian endorsement langsung menunjukkan AIPAC mungkin beralih ke taktik yang lebih tertutup atau berfokus pada advokasi kebijakan dibandingkan politik elektoral.
Dampaknya bagi masyarakat luas, terutama pemilih di AS, adalah transparansi politik yang semakin kabur. Tanpa sumbangan langsung yang terlihat, sulit bagi publik untuk melacak sejauh mana pengaruh kelompok ini dalam menentukan arah kebijakan luar negeri AS terhadap Timur Tengah. Sementara itu, bagi masyarakat internasional, sinyal melemahnya pengaruh AIPAC bisa membuka ruang dialog yang lebih seimbang terkait isu Palestina, meskipun para pengamat menilai kelompok ini masih memiliki modal politik yang besar melalui jaringan advokasi akar rumput dan lobi legislatif.